Kris Wu Untuk Vogue Me Edisi Juni 2018

 

Belakangan ini, Kris Wu sedang dalam proses untuk menyiapkan album pertamanya di Los Angeles. Ia baru saja menyelesaikan syuting MV untuk lagu barunya [Like That], yang dijadwalkan akan dirilis di seluruh dunia pada tanggal 18 Mei. Bintang utama wanita MV tersebut adalah bintang sampul kita, supermodel Stella Maxwell. Album ini digadang-gadang sebagai salah satu tonggak sejarah dalam karirnya di dunia hiburan, dan juga merupakan fokus dalam perkembangan hidupnya secara pribadi. Dibandingkan dua tahun yang lalu, Kris Wu yang sekarang terlihat lebih dewasa. Kris Wu cukup percaya diri di albumnya ini dan hatinya pun lebih tenang.

‘Aku sudah ingin merilis album ini sejak lama, dan sudah mempersiapkannya sejak dua, atau tiga tahun yang lalu. Kalian tahu, aku sangat pemilih ketika memilih lagu, karena itulah memerlukan waktu yang sangat lama (untuk album ini akhirnya dirilis). Keseluruhan album ini seperti sedang menceritakan sebuah cerita, jika kalian mendengarkan lagu-lagunya secara berurutan, kalian akan benar-benar mengerti siapa aku yang sebenarnya.’

Kris Wu menuturkan saat ia masuk industri hiburan, ia telah bekerja keras untuk pemirsa internasional, dan ia berharap jika kerja kerasnya bisa mendapat pengakuan global. Saat ini, ia telah telah memiliki fans dari seluruh dunia. Pada tahun 2017, lagunya [Deserve] yang berkolaborasi dengan Travis Scott mendapatkan respon yang luar biasa di Amerika Serikat

Kris Wu mengekspresikan harapannya terhadap album baru ini;

‘Musik yang masuk di album ini seluruhnya adalah representasi dari diriku. Mencakup Urban, Hip-Hop, Pop, R&B dan masih banyak lagi elemen dari berbagai genre yang berbeda. Bahkan ada lagu yang menggabungkan melodi pop Cina dan rap. Aku barharap musik yang kubuat bisa disukai pendengar di Cina dan seluruh dunia juga. Kami bekerja keras untuk mencoba beberapa hal yang keren!’

Tidak peduli di Cina ataupun di luar itu, saat ini adalah era sosial media, selebritis berbondong-bondong mengekspos sisi realistis dari diri mereka. Mungkin ini tidak cukup untuk menunjukkan masa depan Kris Wu, tapi ia dengan jelas berkata;

‘Aku tidak suka setiap saat harus memakai topeng selebritris. Ini bukan diriku yang sebenarnya.’ Kebebasan Kris dalam berekspresi ini juga bisa dilihat di dalam proses pembuatan musiknya. ‘Caraku membuat musik sangatlah unik. Pertama, aku akan mendengarkan beat tanpa melodi apapun. Aku akan membiarkan sound engineer memainkan sebuah lagu, kemudian aku akan ke studio rekaman dan menulis melodi pembuka. Setelah mendapatkan ide kasar, barulah menulis lirik. Inilah proses kreatifku. Insting natural, sebuah kemampuan mendengarkan dengan hati.’

Kris Wu meluapkan kekagumannya pada musisi lain tanpa malu-malu, dan menanti kesempatan di mana ia bisa sanggup berada di level yang sama dengan mereka dengan kerja kerasnya sendiri. Sebenarnya, tahun lalu, Kris Wu berkolaborasi dengan  Pharrell Williams untuk sebuah lagu, mereka berdua bahkan tampil bersama di Cina, dengan bersemangat Kris Wu menuturkan. ‘Pharrell dan aku akan segera mempunyai beberapa kolaborasi. Aku mendengarkan lagu-lagunya saat aku remaja, dan dia adalah penyanyi pertama yang kudengarkan (lagunya)!’ apakah kalian mendengarkan [Frontin], duetnya dengan Jay-Z? bahkan hingga sekarang, sesekali aku masih mendengarkannya!’

Tahun ini, salah satu film aksi yang dibintangi Kris Wu akan dirilis yaitu [Europe Rider]. Saat syuting ilm tersebut, ia mendapat luar biasa banyak training untuk adegan aksi. Ia diwajibkan untuk mengambil gambar beberapa adegan aksi, sering ditali di kawat bantu, dan dapatkah kalian bayangkan betapa melelahkannya keseluruhan proses tersebut?

‘Aku merasa sangat beruntung bisa mendapatkan banyak pengalaman berharga selama syuting, tapi pada saat yang bersamaan, aku juga merasa bisa sedikit beristirahat adalah hal yang bagus juga. Bagaimanapun juga, harapan karir sebagai aktor lebih lama daripada penyanyi (t/n: sebagai aktor, untuk mendapatkan reaksi penonton harus menunggu berbulan-bulan ketika film dirilis. Sedangkan penyanyi, reaksi bisa didapatkan di tempat ketika sang penyanyi tampil di atas panggung.). saat ini aku tidak menerima peran apapun, karena aku berniat untuk fokus membuat musik.’

Kris Wu ingin publik mengenalnya sebagai siapa dirinya yang sebenarnya dan bukan sebagai figur idola yang diimpikan publik. Cara terbaik untuk mengekspresikan dirinya adalah melalui musik.

‘Ketika aku tidak berada di bawah kamera, aku hanyalah orang biasa.’ Kata Kris ia mendeskripsikan gaya berbusananya sebagai sangat street, jins dan jumper, sangat santai. Tentu, sebagai duta global Burberry, dia juga sering memakai busana dari merek tersebut.

‘Sejujurnya, aku tidak benar-benar punya aturan. Yeah…. Kecuali untuk mobil.’

Ketika menyebutkan mobil sport, matanya berbinar—membeli mobil, membicarakan tentang mobil, model mobil impian, saling mengenal sesame penikmat mobil dan sebagainya. Berbicara mengenai Mercedes Benz 2014 SLS AMG, dia hampir tidak bisa menahan diri.

‘Mobil ini mempunyai pintu gunting! Harganya sekitar $500,000 USD. Sangat mahal!’ kata Kris. ‘Sejak kecil aku suka dengan mobil tapi saat itu aku belum punya uang untuk membelinya. Sekarang aku sudah punya uang jadi bisa dibilang hampir setiap hari aku pergi ke dealer mobil untuk melakukan hampir segala macam penyetelan atau modifikasi, dan aku menikmatinya!’

Kris Wu memiliki mobil baik di Beijing ataupun di Los Angeles, tapi di Cina dirinya tidak menyetir sendiri.

‘Jika aku keluar dan menyetir sendiri, aku akan dikerumuni (oleh fans).’ Di Amerika, jumlah orang yang mengenalinya lebih sedikit. ‘Ini cocok untukku dan memberiku kesempatan untuk kembali ke realita (sebagai seorang biasa). Aku adalah pengemudi yang bertanggung jawab, aku tidak akan mencari sensasi ngebut. Aku tahu bagaimana menghargai nilai dan pesona dari mobil sport, jadi seperti membeli sebuah karya seni, aku membeli mobil bukan untuk dipamerkan.’

‘Di tempat-tempat di mana orang tidak mengenalku, aku suka bergabung dengan sesame penyuka mobil, dan hal tersebut sangat menarik. Bahkan, aku diam-diam mengikuti berita-berita yang mereka posting di Instagram, bertemu di lokasi acara bersama pemillik mobil lain, dan bicara dengan mereka mengenai mobil…. Di sana, aku merasa seperti orang biasa.’

Dengan begitu, keseimbangan bisa didapat. Baik dalam kehidupan pribadi ataupun di jalan, hanya seperti di Los Angeles hari ini, Kris Wu sudah puas dan juga berharap jika semuanya bisa melambat dan berkembang dengan stabil. Sedangkan dalam kehidupan karirnya, ia sudah siap dengan dobrakannya, semua telah disiapkan dengan kecepatan penuh.

 

–Bonus–

 

Vogue Me dan Kris Wu sepertinya telah ditakdirkan untuk bertemu di Los Angeles. Di sini, ia memancarkan tipe cool yang tidak seperti pada hari-hari biasa. Meski Stella Maxwell melakukan permotretan terlebih dulu, Kris datang satu jam lebih awal, menunjukkan keramahan dan sisi dirinya yang cute. Tentu saja dari waktu ke waktu, fotografer bertalenta kita mampu menangkap ketampanannya, bahkan Stella memujinya;

‘Kris Wu ini terlalu cool, tidak heran jika dia adalah bintang, aku bahkan pernah mendengar nama Kris Wu sebelumnya. Jika ada kesempatan lagi, aku benar-benar ingin bekerja sama kembali!’

Trans Indonesian by Tara Lee
Trans English by Becca
Photo courtesy Vogue Me Weibo and Instagram

Advertisements

Galaxy Fanfan House is Hiring!

Hello, Galaxy Fanfan House is hiring new admins. First thing first, we would like to apologize for hiatus without announcement and thank you for supporting us thus far. Right now we are calling out for Meigeni to join us as active admins, blog designer and writer and translators to provide International Meigeni every single news about Kris Wu’s activity.

Requirement:

  1. Meigeni.
  2. ACTIVE.
  3. Knows where to find a reliable source.
  4. Trustworthy, dedicated, loyal, professional, can work with team and have respect for both fellow admins and followers.

If you interested and fit in with above requirements, please do fill below form.

Thank you and let’s support Kris Wu!

Admin application form

Kris Wu for IT HK as He Appointed as First Global Brand Ambassador

Kris Wu for IT HK Vol.8
Under Garden Fall/Winter 2017

Kris Wu for IT HK Vol.7 Dis my hood
Under Garden Fall/Winter 2017

Kris Wu for IT HK Vol.6 DOPE
Under Garden Fall/Winter 2017

Kris Wu for IT HK Vol.5 Wrap it up
Under Garden Fall/Winter 2017

Kris Wu for IT HK Vol.4 Don’t kill my vibe
Under Garden Fall/Winter 2017

Kris Wu for IT HK Vol.3 Represent
Under Garden Fall/Winter 2017

Kris Wu for IT HK Vol.2 Hit em up
Under Garden Fall/Winter 2017

Kris Wu for IT HK Vol.1 Drop da beat
Under Garden Fall/Winter 2017

Kris Wu; “Lebih banyak anak muda yang ingin terjun ke musik hip hop adalah suatu hal yang bagus.”

Pada tanggal 2 Mei, di konferensi pers untuk pembukaan ajang pencarian bakat Chinese Hip-Hop ‘The Rap of China’ yang diselenggarakan di Beijing. Dihadiri oleh tiga grup selebriti produser, Kris Wu, Chang Chenyue & MC HotDog dan Wilber Pan. Setelah konferensi pers, produser Kris Wu menerima wawancara dari reporter iFeng.

Selama wawancara, Kris Wu berbagi pandangan dan pemahamnya yang unik mengenai musik hip hop. Kris Wu menyatakan, meski ia merupakan yang paling junior diantara ketiga grup produser, pemahamannya mengenai musik merupakan poin yang paling mencolok.

Bagaimana kamu mendefinisikan hip-hop?

Yang pertama, pengertian hip-hop sendiri luas, sangat luas, karena hip-hop tidak hanya melulu musik, hip-hop adalah kebudayaan, seperti halnya olahraga. Hip-hop terdiri dari berbagai elemen yang yang berbeda. Kurasa ini tergantung pemahaman setiap individu. Aku merasa jika salah satu poin utama hip-hop adalah keinginan untuk mengekspresikan sikap tertentu. Yang berikutnya adalah metode pengekspresian, banyak orang mengekspresikan melalalui rap namun sebenarnya ada banyak metode yang berbeda. Contohnya sub-sub genre musik yang juga masih termasuk dalam lingkaran hip-hop. Contohnya sekarang, yang menjadi tren adalah EDM yang berbasis hip-hop dan ada lebih banyak orang lagi yang menyukai trap hip-hop. Semuanya ini berbeda genre muskc, jadi sedikit sulit untuk mendefinisikan hip-hop.

Seperti yang baru saya kamu sebutkan, belakangan ini semakin banyak orang yang mendengarkan musik trap dan lebih sedikit yang mendengarkan music 90-an ataupun lawas. Bagaimana menurutmu mengenai hal ini?

Aku rasa hal ini tidak terhindarkan namun yang ingin kukatakan adalah tren musik trap juga akan berakhir suatu hari nanti. Ini adalah sesuatu yang paling ingin kukatakan pada kontestan karena aku percaya bahwa berdasarkan pengalamanku dan melihat tren hip-hop di china sekarang ini, ada banyak kontestan, mungkin 70%, 80% mempunyai pemahaman yang lebih baik mengenai musik trap dan lebih memilih musik trap juga, yang tentu saja ini tidak terhindarkan karena musik inilah yang sedang menjadi tren terpanas. Tapi juga ini merupakan masalah, jika kau melakukan sesuatu yang sedang tren, ketika tren-nya berakhir, hal yang sama juga akan terjadi padamu. Jadi kau harus tahu dimana akar dari passion-mu. Aku tidak bilang kau harus menyukai musik lawas, tapi kau harus mendengarnya. Seperti yang kubilang, di tahun 90-an musik boombab sangat populer, jadi kau harus mengerti era kejayaan hip-hop sebagai salah satu genre musik juga. Dan tidak hanya itu tapi juga mengerti berbagai tipe genre music yang berbeda , misalnya mengenai jazz hip-hop. Itu akan sangat menguntungkan untuk pengembanganmu sendiri. Begitulah sebagian pandanganku.

Saat ini rapper Asia banyak yang bermunculan seperti [Rich] Chigga yang masuk level internasional. Apa kamu punya harapan tersendiri terhadap perkembangan hip-hop di Asia?  

Aku merasa ini adalah hal yang bagus, untuk setiap orang mulai menyukai musik hip-hop, menurutku cool. Ada banyak anak muda yang ingin masuk ke industri ini, meski hip-hop memiliki sedikit penggemar karena memang tidak banyak kesempatan yang tersedia. Contohnya, program acara seperti ini belum ada di China sebelumnya. Ini menjadi program acara pertama dan ini juga kenapa aku merasa jika program ini lebih berarti. Aku berharap aku bisa berpartisipasi karena menurutku ini bisa menjadi platform yang bagus untuk mencapai lebih banyak penggemar yang menyukai musik. Pun begitu, budaya ini memang memiliki penggemar yang sedikit dan di China pasti ada banyak dan lebih banyak lagi orang yang mendengarkan ballad daripada hip-hop, jadi untuk membuat hip-hop lebih mainstream lagi, sudah pasti kita perlu lebih banyak orang.

Jadi, kontestan seperti apa yang paling kamu harapkan di ‘The Rap of China’?

Aku berharap bertemu kontestan yang lebih menguasai semuanya, karena seperti yang kubilang, ada banyak orang yang merasa bahwa hip-hop tidak lebih dari sekedar rap, namun sebenarnya bukan seperti itu, ada banyak cara untuk mengekspresikan diri. Meski sekarang ada banyak melodi yang dibuat berdasarkan genre hip-hop, rap bernada dimana sebuah lagu yang terdengar seperti kita sedang bernyanyi yang sebenarnya (bukan rap), mereka-mereka ini sebenarnya adalah sub-genre dari hip-hop. Ada banyak dan lebih banyak (lagu-lagu seperti itu yang telah diproduksi), contoh yang merepresentasikan genre ini adalah Drake. Banyak yang bertanya-tanya apakah ia adalah seorang rapper atau penyanyi. Jadi ketika aku menyeleksi kontestan, aku berharap melihat basis teknik menyanyinya dan elemen yang lain dan apakah mereka bisa membawakan nada dengan baik, bagaimana menyanyikan reff nya dan bagaimana rap-nya juga. Ada banyak kontestan yang kuharapkan punya kemampuan yang beragam.

Saat ini Kendrick Lamer sangatlah populer dan MV lagu barunya Be Humble bukanlah sesuatu yang musisi lain pernah mencobanya. Bagimana menurutmu?

Aku merasa jika ia luar biasa berbakat. Apapun yang dilakukannya selalu menjadi tren. aku merasa jika mereka yang menyukai hip-hop bisa mencoba untuk mendengarkan musiknya, karena itu akan sangat membantu.

Umumnya, rapper yang menyukai musik hip-hop akan melakukan freestyle atau battle, jadi, apa kamu biasanya melakukan hal itu di waktu senggangmu?

Kadang aku akan melakukannya, tergantung, jika aku punya lawan aku akan mencoba

Dari yang kami lihat dari weibo, kamu sangat menyukai basket. Kamu biasanya bermain di posisi apa?

Dulu aku bermain di posisi point guard namun sekarang aku lebih sering di center forward.

Di NBA Celebrity Game, kau bilang jika kau mengidolakan Kobe Bryant. Sekarang adalah peringatan pertama setahun setelah ia pension, apa yang kau rasakan mengeenai hal itu?

Setelah ia pensiun, aku lebih jarang mengikuti berita NBA.

Apa kamu seorang fans yang loyal padanya?

Iya, aku merasa jika aku kehilangan sesuatu yang berharga untuk ditonton. Jadi sekarang aku tidak benar-benar menonton final dan aku masih sedikit merasa sedih.

Chinese-English by Becca

English-Bahasa by Tara Lee

Kris Wu Untuk Majalah ELLE Edisi Mei 2017

For Galerry and Video visit > Kris Wu for ELLE Magazine 2017 May Issue

Berakting di 7 film dalam 18 bulan, bekerja sama dengan Luc Besson dan Vin Diesel, menjadi pemeran utama di Journey to the West: Conquering the Demons yang menghasilkan 1.6 juta box office; berpartisipasi di NBA All Star Celebrity Game, menjadi ambassador untuk dua merek terkenal, pengikut Weibo mencapai lebih dari 20.000.000 fans, mendapatkan jutaan reblog…. Saat ini, Kris Wu adalah salah satu artis terpopuler.

 

Semangkok mie di jam 10 malam.

Ketika pemotretan yang memakan waktu selama tujuh jam akan berakhir, menggunakan di sela-sela waktu staf membereskan kamera dan lampu, Kris Wu hanya duduk di sofa untuk pemotretan akhir, menatap ke kejauhan, kantin yang nyaman di penuhi oleh tim fotografi sekitar 20 orang staf, dipenuhi oleh menyelesaikan tugas di tangan sesuai urutan, bergerak kesana-kemari, berbicara dengan satu dan lainnya dan hanya Kris Wu yang tetap tidak bergerak.

Kondisi pinggangnya memburuk, sampai pada titik di mana ia memerlukan operasi, namun karena ia masih sangat muda, ia memilih untuk menjalani pengobatan tradisional. Tentu, yang paling penting adalah memastikan ia mendapat istirahat yang cukup karena ia tidak boleh terlalu lama berdiri maupun duduk.

Dokter menginstruksikan untuk istirahat total selama enam bulan, namun ia hanya menjawab dengan dengan;

‘Tidak mungkin, tidak mungkin aku mampu mengontrol waktuku.’

Ketidakberdayaan tergambar di wajahnya, pun begitu ia tidak ragu untuk segera kembali ke lapangan basket, lokasi syuting, studio rekaman, lokasi even, pemotretan…. Kemana pun ke tempat di mana ia dibutuhkan.

Kemudian ia menghadapi adegan berbahaya selama syuting, timnya berniat menghentikannya namun ia masih memilih untuk menahan sakit dan melanjutkan untuk mencoba adegan tersebut karena ia merasa ia sanggup melakukannya.

‘Aku merasa karena aku masih muda, aku harus melakukan yang terbaik.’

Waktu berlalu dan menunjukkan jam 10 malam. Ia duduk di pojok ruang ganti dengan semangkok mi yang sudah mulai lengket menjadi satu, pun begitu ia melahapnya dengan penuh nikmat. Kami berbincang-bincang ketika ia makan, bergantian dari sesendok sup dan mi hingga di akhir perbincangan kami, dasar kotak makan siang yang tebuat dari plastik bisa terlihat.

Ia berkata dengan gembira, ‘Kita berbincang hingga aku menghabiskan semangkuk sup dan mi, haruskah kita makan lagi malam ini?’

 

‘Harus melakukannya seorang diri, baru kemudian semuanya akan semakin baik.’

Kris Wu menulis di weibo profilnya: Penyanyi Kris Wu. Sebenarnya aku adalah seorang aktor. Sebagai seorang aktor ia mendapat lebih banyak dan semakin banyak pengakuan dan Kris Wu juga sedang bekerja menyisihkan waktu untuk passion-nya—musik.

Dengan kolaborasi produser music to dunia, July berhasil berada di nomer 49 tangga US iTunes ketika dirilis, menjadikan Kris Wu sebagai penyanyi pria Cina pertama yang meraih hasil tersebut. Juice, yang merupakan soundtrack xXx: The Return of Xander Cage yang dirilis tiga bulan yang lalu berhasil masuk nomer 28 tangga US iTunes, mengalahkan rekornya yang pertama. Bahkan Vin Diesel muncul di MV lagu tersebut

 

Lagunya selanjutnya masih dalam proses.

Bagaimanapun, jelas jika ia merupakan seorang produser yang menulis lagu dengan sangat cepat, menyelesaikannya dengan sekali proses dan tidak terpengaruh oleh keadaan sekelilingnya. Dia bisa menulis lagu di mobil maupun di lokasi syuting. Lagu yang sebelumnya, Bad Girl, ditulis di lokasi syuting Journey to the West: The Demons Strike Back. Saat menunggu giliran syuting, ia akan mengevaluasi hasil syuting sebagai Biksu Tang dan pikirannya bergolak dengan berbagai melodi untuk lagu baru. Biasanya, akan memakan waktu sekitar dua jam untuk melengkapi lagu tersebut, lirik akan ditambahkan setelah lagu jadi.

Lagunya ditulis dengan cepat? Kenapa tidak menulis lebih banyak lagi?

‘Sebenarnya, aku menulis banyak lagu.’ Ia berhenti makan sejenak dan mendongak, matanya bercahaya.

Kenapa tidak dirilis? Apa yang ia tunggu?

‘Itu karena aku ingin memastikan kualitasnya!’

Ketika Kris Wu berbicara mengenai musik, ia akan dengan cepat dipunuhi oleh kegembiraan. Tanpa perlu berbicara banyak, rasa percaya dirinya sudah mengalir.

Menyanyikan lagu orang lain sebenarnya akan mengurangi beban namun ia yakin jika ‘ia tidak cocok dengan ini’ karena ia merasa jika ia harus terlibat langsung dalam proses produksi.

‘Contohnya, setelah menulis lagu, jika ada seseorang yang menyanyikannya kemudian mendengarkan lagu tersebut aku akan berkata, baiklah, ketika kau menyanyikan bagian ini, aku hanya suka bait satu dan empat kemudian yang lainnya bisa dihapus.’

Dia seperti ahli perang militer dan dia juga sangat jelas jika apa yang ia merasa nyaman dan apa yang bisa kontrol.

‘Seperti sutradara musik.’

Karena banyak rekan kerjanya yang tinggal di luar negeri, di belahan dunia yang lain dan perbedaan zona waktu membuat hari dan malamnya bertukar, kemudian ketika ia berusaha untuk lebih berkonsentrasi dan fokus, untuk menyesuaikan diri dengan zona waktu pihak lain, hari-hati tanpa tidur menjadi biasa untuknya.

‘Untuk banyak hal, jika kau tidak benar-benar memperhatikan mereka, orang lain pun tidak akan peduli. Kau harus melakukannya seorang diri, hanya dengan begitu kau bisa melakukannya dengan lebih baik. Contohnya hari ini, aku tidak menunggu mereka untuk bangun dan berniat untuk tidur, sekali aku tidur, waktu sehari akan berlalu begitu saja.’

Di usianya yang ke-26, ia sudah mengerti jika tidak ada seorangpun yang bisa menghentikan waktu.

‘Ketika level passion-mu sangat tinggi, level kesusahan yang kau alami perlahan-lahan akan menurun.’

Sebelum merilis sebuah lagu, Kris Wu akan menggelar sebuah pesta kecil untuk mendengarkan lagunya. ia akan mendengarkan pendapat mereka dan termasuk teman yang tidak hobi mendengar musik. Ia akan bertanya pada mereka, jika kamu mendengar perbedaan diantara dua segmen dan jika memang terdapat—meski hanya perbedaan kecil di rhythm. Akan selalu ada yang bisa mendengar perbedaannya;

‘Itu berbeda, tapi aku tidak bisa mengatakan di bagian mana.’

Mana yang lebih baik? Kris Wu akan dengan sabar bertanya setiap poinnya, lalu menyuntingnya lagi.

 

ELLE Q&A

ELLE: Sebagai pertanyaan akhir dari wawancara ini, tahun lalu kau….

KRIS WU: Ini adalah pertanyaan terakhir? Ya Tuhan! Benarkah? Aku terlalu gembira!

ELLE: Apa kau berpikir mengenai tahun lalu.…

KRIS WU: Tidak. (Apa yang kau lakukan? Menjawab di awal?) Ya, kurasa aku tahu apa yang ingin kau tanyakan. Baiklah, kau bisa bertanya (Tolong beri catatan mengenai perkembanganmu tahun lalu!) Rasanya tidak. aku tidak akan mengevaluasi diriku sendiri karena matematikaku tidak bagus, ini masalahku sejak kecil ditambah lagi tulisan tanganku jelek hahaha Tidak, aku tidak pernah melakukan hal semacam ini.

ELLE: Banyak orang suka mengangkat topik mengenai ‘lebih mengerti mengenai seseorang’.

KRIS WU: Apa yang kupikirkan mengenai diriku sendiri? Mungkin ini karena aku merasa sedikit jelas, tidak ada ketidakpastian, juga tidak benar-benar perlu mengerti mengenai diriku sendiri. Dengan pendirianku yang tidak berubah, passion, ketertarikan dan hal-hal lain yang aku tekuni, tidak ada hal yang benar-benar berubah.

ELLE: Tapi lingkungan kita benar-benar kacau, tidak jelas.…

KRIS WU: Maksudmu mengenai kabut asap? Kalau begitu aku tidak akan keluar rumah! Aku tidak mau terpengaruh, aku benar-benar tidak mau! Aku punya duniaku sendiri, dunia yang luar biasa sepi dan terisolasi dari dunia luar, ini memungkinkanku melakukan apapun yang aku mau, bermimpi apapun yang ingin kuimpikan.

 

Chinese-English by Becca

English-Bahasa by Tara Lee