Kris Wu Won GMIC X Annual Award and Kevin Shin Accepted the Award on Behalf

kevinshin1

Video acceptance

Kevin Shin Weibo

Honored to be here tonight on behalf of @Mr_凡先生 THANKYOU. 我很荣幸能够帮你领这个奖 (I am honored to recived the award on behalf)。love u brutha see you soon

Kevin Shin Instagram Update

smoovwititcongratulations brutha. miss u and love u. #GMICXawards @galaxy_fanfan

Kris Wu won 2016 Mainland China Actor of the Year award at the GMIC X Annual Awards in Beijing last night 160428 in which Kevin Shin accepted the award on behalf since Kris Wu could not come to the awarding ceremony due his filming schedule. GMIC X Award is basically for those who most discussed in the internet.

Source KEVIN_SHIN_real  smoovwitit

Photo courtesy weibo post

Posted by Tara Lee

 

Advertisements

People Magazine: PORTRAIT – KRIS WU Part 3: Kembali ke Cina

Kembali ke Cina

Menentukan Nasib di Tangan Sendiri

Di dunia ini ada dua macam orang yang percaya jika nasib mereka berada di tangan mereka sendiri. Yang pertama adalah mereka yang terlahir dengan sendok perak di mulutnya [T/N: idiom untuk orang yang terlahir dengan keluarga kaya] yaitu mereka yang tidak pernah bergulat dengan nasib itu sendiri. Yang kedua adalah mereka yang bertarung dengan nasib dan menjadi pemenang. Kris Wu adalah tipe orang yang kedua.

Tidak peduli itu meninggalkan Ibunya ataupun meninggalkan SM setelah perjuangan berat selama 7 tahun, Kris Wu membuat keputusannya sendiri dengan berani dan berbuat sesuatu untuk itu. Akhirnya keluar menjadi pemenang, hasil yang mengikutinya juga sangat banyak dan dari situ Kris Wu menjadi semakin kuat dan percaya diri.

Continue reading

People Magazine: PORTRAIT – KRIS WU Part 2: Kehidupan di Korea

Kehidupan di Korea

Kevin, Seorang Sahabat

“Aktingmu semakin baik sekarang, kau tahu kenapa? Karena kau sudah memperlakukan tempat ini sebagai rumahmu.” Tahun lalu ketika syuting Never Gone, Kris Wu ingat apa yang dikatakan oleh kameramen. Di film itu Kris Wu berperan sebagai pemeran utama pria. Anehnya, suatu waktu ia akan merasa sangat nyaman berakting tapi suatu kali ia akan merasa sedikit gugup. Setelah Kris Wu mengenal pemain yang lain dengan lebih baik, ia bisa lebih terbuka dan kemudian ia menerima evaluasi ini. Hal ini menyadarkannya jika; ‘mendapatkan pujian ini hanya ketika seorang aktor mampu menganggap pemeran yang lain sebagai keluarga daripada membatasi diri.… hanya dengan itu kau bisa berakting di posisi terbaikmu.’

Selama wawancara, Kris Wu beberapa kali berkata jika ia berharap bisa mendapat dukungan yang mirip seperti dukungan dari keluarga, dan apakah pekerjaannya bisa mencapai standar yang ia tetapkan untuk dirinya sendiri atau tidak. Setelah kembali ke Cina dan mendirikan studionya sendiri, Kris Wu juga berharap jika hubungan dengan staff di studionya bisa seperti keluarga. Kris Wu percaya bahwa ikatan keluarga dibangun dari kepercayaan, dukungan dan pertemanan.

Continue reading

People Magazine: PORTRAIT- KRIS WU Part 1: Kehidupan di Kanada

Jiwa yang muda namun rentan, mencari kebahagiaan di kelam tipuan akan kebebasan berekspresi tanpa batas dan di dalam hari-hari yang sulit, akhirnya meraih rasa memiliki yang telah ditunggu selama ini.

Kehidupan di Kanada

Bocah yang Sunyi

Pada tahun 2007, setelah berangsur-angsur terbiasa untuk hidup di Richmond, Vancouver, ibu Kris Wu merasa nyaman dan puas untuk pertama kalinya. Beliau dapat membayangkan kehidupan selanjutnya; anak laki-lakinya yang berumur 17 tahun akan masuk ke universitas tahun depan, membaur dengan komunitas, dan mengikuti keinginannya untuk ia menjadi dokter, menikah, dan memulai sebuah keluarga, dan tugasnya menjadi seorang ibu akan selesai sudah. Dengan lega ia berkata, “Kita akan bisa memiliki hidup yang nyaman seperti ini.”

Kadang Kris mengitari jalan kecil di sekitar rumahnya. Saat ia merasa tertekan, hal itu menenangkannya. “Ada saat di mana aku menjadi pemberontak, dan meninggalkan rumah.” Kris Wu mengatakan bahwa ia telah ‘pergi dari rumah’ namun ibunya tidak dapat mengingat anak itu melakukannya, dan saat mendengarnya dari <Majalah People> bertahun-tahun kemudian, beliau sedikit terkejut. Menaggaapinya, ia berkata, “Mungkin ia merasa ia meninggalkan rumah, tapi sebenarnya ia hanya berjalan mengitari rumah.”

Saat hari ujian masuk universitas terus mendekat, bingung akan apa yang harus dilakukan, muncul perselisihan di antara Kris Wu dan ibunya.

Kris merasa hubungan antar dirinya dan ibunya mulai runtuh. “Itu bukanlah rumah yang bisa kutempati lagi. Mengenangnya, ia berkata pada <Majalah People>, “Aku merasa aku harus melakukan sesuatu demi keluarga ini, dan aku punya keinginan yang sangat kuat untuk melakukannya, karena aku satu-satunya laki-laki di rumah ini, dan aku harus bergegas.”

Sejak lahir hingga sekarang, sebagian besar waktu Kris Wu adalah bersama ibunya, dibesarkan sendiri olehnya. Saat beliau bercerai di tahun 2000, ibunya yang berumur 30-an memutuskan untuk memberi anaknya nama marganya dan bertekad untuk membesarkannya sendiri. Continue reading